Kita Tidak Bisa Membahas Tentang Ronaldo

Kekalahan Real Madrid dari Barcelona, dalam pertandingan Copa del Rey. Gelandang asal Brazil Casemiro tidak tertarik untuk membicarakan tentang Ronaldo setelah kekalahan Los Blancos menelan kepahitan harus kalah tersingkir Copa del Rey ke Barcelona.

Barcelona memenangkan Copa del Rey dan melaju dengan menyingkirkan Madrid dengan agregat 4-1. Kemenangan 3-0 Barcelona atas Madrid di Bernabeu dan gol-gol Barcelona diciptakan oleh Luiz Suarez dua gol dan satu lagi gol bunuh diri pemain belakang Madrid Varane.

“Kita tidak mungkin berbicara tentang pemain yang sudah tidak bersama dan membela club ini lagi,” Casemiro berkata kepada wartawan pada wawancara setelah kelar pertandingan.

“Seminggu yang lalu kami berbicara tentang [Karim] Benzema menjadi sembilan terbaik, Vinicius, Lucas [Vazquez] … kami tidak dapat berbicara tentang Cristiano karena ia bukan pemain Madrid.

“Kami melewatkan satu gol, tetapi para pemain top melakukan segalanya dengan sangat baik, terutama Karim, yang membuat musim terbaiknya di Madrid.”

Casemiro juga menolak menyalahkan Vinicius atas kekalahannya ketika pemain Brasil itu melakukan lima tembakan di babak pertama melawan Barca tetapi gagal menjadi gol ke gawang Barcelona.

“Rasanya tidak adil kalo hanya berbicara tentang dia. Vinicus pemain spektakuler diusianya dia pemain yang berani, berani dan tidak takut apa pun,” kata Casemiro.

Pelatih Los Blancos Madrid Santiago Solari tetap memuji usaha timnya meskipun harus menelan kekalahan dengan menyatakan bahwa mereka bermain dan melakukan semua dengan baik tetapi sentuhan akhir permainan kami masih belum berbuah menentukan.

Sejalan dengan lolosnya Barcelona melaju ke final Copa del Rey untuk keenam kalinya berturut-turut, pelatih Madrid Solari menghibur tersingkir dan gagal melaju dan terhenti di babak semifinal bukanlah suatu kegagalan yang harus dilebih-lebihkan seperti suatau kegagalan dari semuanya bagi tim besar yang dihentikan oleh tim yang besar juga.

“Kami telah dikalahkan dengan terhormat, dihentikan dengan hormat, tetapi kami maengakui kami bersedih pastinya sedih karena ini merupakan pukulan yang berat bagi kami,” kata Solari.

“Itu bukan kegagalan karena itu adalah semifinal dan kami tidak akan bisa bermain di final, jadi kami harus mencoba lagi.”